Petualangan Pertama

image

Juli 2004, Terminal Panaikang Makassar.

Ibu saya Daeng Ti’no masih meneteskan air matanya ketika mobil Panther yang kami tumpangi ke Pelabuhan Bajoe berangkat. Sedih juga tapi ini adalah untuk masa depan saya.

Kami akan PSG (Pebdidikan Sistem Ganda) di PT Antam tbk UBPN Pomalaa, sebuh tempat yang tak pernah terpikir dalam benakku. Karena waktu pemilihan tempat PSG saya memilih ke PT. KPC Kalimantan. Tapi karena sudah memenuhi kuota maka kami dialihkan ke Pomalaa. Yang gembira malahan teman saya yang berasal dari Kolaka Utara,dia bisa pulang kampung stiap saat.

Kami sampai di pelabuhan Bajoe malam, dengan kelelahan naik ferry jam 8. Time to sleep kataku, tapi kata teman saya “time to boya..” waduh bad news nech.

Sementara teman teman keliling ferry, saya hanya bisa terkapar di kamar. Capek sangat. Tiba di Kolaka pagi, kami langsung ke Pomalaa. Ternyata cukup jauh juga ya dari Kolaka, kurang lebih 30km.

Dipikiran saya Pomalaa itu daerah terpencil dan sunyi, ternyata rame banget.2 kelurahan dalam kompleks pegawainya,1 SMA,2 SMP, dan 4 SD.

Pertama di sebuah wilayah,pasti yang dicari adalah pusat keramaian. Dan ternyata pusatnya ada di Pantai Slag. Mengapa namanya Pantai Slag..?  Karena pantai ini terbentuk dari limbah pembuangan pabrik FerroNickel yang berupa Slag. Tapi jangan salah, slag ini tidak beracun tapi menyerupai pasir.

Mendengar Pantai Slag ramai,kami pun beranjak ke sana. Karena tidak ada kendaraan,kami jalan kaki. Tenyata emang ramai,tapi di tengah perjalanan pulang kami menemukan hal unik dan lucu.

Cuma kami yang jalan kaki,padahal tempatnya ga jauh jauh amat. Dan rata rata cewek yang lewat mencibir kami dan ada pula yang langsung alias to the point mengatakan kepada kami dengan logat Tolakinya
“Puu Delaa, percuma pi ko gagah tapi ko jalan hae..”

Kami hanya bisa menatapnya dengan tatapan Marah dan malu. Tapi memang itulah faktanya. Di Pomalaa,hampir semua kegiatan dilakukan dengan kendaraan. Hampir setiap rumah memiliki lebih dari 2 motor. Dan sekedar info saja, di kompleks Antam Pomalaa terdapat lebih dari 3000 rumah dinas karyawan.

Itulah pengalaman pertama saya menginjak Pomalaa, pengalaman pembuka saya di sini. Dan akan lebih seru lagi…

” For the future,always remember the past to learn
But don’t be stuck in your memory,because life isn’t in past  and never turn back..”

Iklan

Tentang akhmadlaurski

seorang ayah dan seorang pekerja, love TUNER so much
Pos ini dipublikasikan di ceritaku, Makassar - Pomalaa. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s