Goes To Hyderabad and Bangkok # 1

Jalan – jalan gratis..? siapa yang tidak mau. Apalagi kalau dibiayai oleh perusahaan, luar negeri lagi. Saya pun pernah merasakannya, saat mewakili Indonesia dan PT Antam Tbk di ajang International Convention for Quality Circle (ICQCC) 2011 di Hyderabad, India. Ada rasa bangga dan haru karena bisa mewakili negara dan perusahaan, apalagi di bidang Mutu. Saya tergabung di Quality Circle Club (QCC) Cyclo, bersama 5 orang teman lainnya dari PT Antam Tbk UBP Nikel Sultra, dan QCC Logam Mulia dari PT Antam Tbk UBPP Emas Jakarta mewakili PT Antam Tbk. Kami tergabung dalam team Indonesian Quality Circle (IQC) bersama 7 perusahaan besar di Indonesia.

QCC PT ANTAM TBK

Wakil ICQCC dari Indonesia : PT Jasa Marga,PT Pama Persada,PT Semen Gresik,PT Indocement,Rumah Sakit Saiful Anwar,PT Aneka Tambang,PT Indominco, dan PT Krakatau Stel.

QCC Cyclo

Dan dari 8 Team yang ikut kompetisi, kami meraih 7 medali Emas dan 1 Perak, kami dari PT Antam Tbk meraih 1 medali emas dan 1 medali perak. Begitu banyak peserta dan kami harus membawakan makalah dengan menggunakan bahasa Inggris, dengan dewan Juri dari India. Bayangkan bagaimana susahnya berkomunikasi dengan para juri yang berbicara dengan cepat dan gaya bahasa India.

The trip….

THAI AIRWAYS

Perjalanan dari Jakarta kami mulai dengan pesawat Thai Air Ways menuju Bangkok, Thailand. Sebuah pesawat yang terbilang lengkap dengan  Touch screen Display di setiap seat,dilengkapi dengan head set yang “diharapkan untuk di bawa pulang” agar kami tidak terganggu saat menonton film yang tersedia. Soal makan,jangan ditanyakan lagi. Baru saja duduk 5 menit kami sudah disuguhi sebungkus kacang madu, sebagai cemilan. Menyusul hidangan pembuka berupa Kue/roti kering lengkap dengan butter dan Jam. Ditemani segelas minuman dingin/hangat berbagai macam. Sejam kemudian menyusul lagi makanan “berat” berupa nasi lengkap dengan lauk pauk serta buah dan minuman. Sungguh jauh berbeda dengan kondisi penebangan kami saat berangkat dari Kendari ke Jakarta.

THAI AIRWAYS

Perjalanan kami tempuh 4 jam menuju Bangkok,dan kami harus stuck di Svarnabhumi International Air Port Bangkok selama 6  jam untuk menantikan penerbangan selanjutnya menuju Hyderabad,India dengan Thai Air ways lagi. Pukul 20.00 kami meninggalkan Bangkok menuju Hyderabad. Perjalanan kami tempuh dengan waktu 4 jam,dan tiba di Hyderabad pukul 00.00. Sungguh perjalanan yang melelahkan. Sesaat kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju The Golconda Hotel.

Tiba di India

Di India, saya sempat berjalan jalan ke Salar Jung Museum, yaitu museum kebangsaan India di mana terdapat benda benda purbakala dan peninggalan kerajaan kerajaan di India.Tapi sayangnya di museum ini dilarang  mengambil gambar apapun, baik di luar ruangan atau pun di dalam ruangan. setelah puas berkeliling di Salar Jung

PATUNG SALARJUNG

SALARJUNG MUSEUM

 

 

Museum, kami pun diajak berkeliling ke pasar terbesar di India yaitu Charminar. Di Charminar kami menyaksikan hiruk pikuk pasar yang semrawut, sopir TukTuk (panggilan untuk kendaraan sejenis Bajai di Indonesia) yang parkir sembarang, serta pengemudi yang tak taat aturan. Sungguh semrawut, ditambah banyaknya pencopet, kata guide.

CHARMINAR MARKET

@ CHARMINAR

Jika dibandingkan kota di Indonesia, bersyukurlah kita masih lebih baik dari mereka. Hyderabad yang merupakan kota terbesar keempat setelah New Delhi, Mumbai, dan Gujarat ini adalah kota yang tengah berkembang dan merupakan kota Industri. Banyak industri yang berpusat di kota ini.

HYDERABAD

Untuk keamanan dalam berkendara, di Hyderabad perlu hai hati apabila ingin naik mobil atau Tuktuk. Para pengendara yang balap, Polisi yang tidak peduli bahkan para pengendara motor banyak yang tidak pakai helm. Kabel listrik yang melintang di kiri kanan jalan,galian kabel dan drainase yang tidak terurus, gubuk gubuk para tuna wisma di tengah kota,sampai istal kuda di tengah kota yang kotor. Para penduduk bahkan tidak peduli dengan kebersihan dengan kencing sembarang. What a crowded city.. 😦

suasanan kota Hyderabad

Hal paling mengganggu kami team dari Indonesia adalah makanan yang tidak sesuai dengan lidah kami. Setiap makanan yang ada pasti bumbu kari, bahkan kami cuma sekali mendapatkan masakan dari ikan laut, itu pun dengan bumbu kari.” No rice here..” kata kokinya, yang ada hanya gandum.Jadi jika anda memesan nasi goreng, jangan harapkan yang datang nasi asli. 🙂 so enjoy your stay here..!

roti kari

Oh ya kami sempat belanja juga,untuk oleh oleh.. 🙂 dan sekedar info kurs Rupee pada waktu itu adalah Rp. 430,- per 1 Indian Rupee. Kami diajak keliling belanja, dan pada intinya souvenir yang kami bawa seragam, yaitu kain Saree yang biasa dipakai oleh kaum wanita India dengam panjang 6 Meter sehelai.

Saree India

Hari terakhir adalah hari paling excite bagi kami, diajak ke sebuah bukit yang dipenuhi oleh tempat tempat pembuatan film. Ramoji Film City, tempat pembuatan film yang sangat luas menyaingi Hollywood. Di dalam lokasi ini terdapat beratus lokasi untuk berbagai adegan, bahkan untuk scene perumahan model Indonesia ada. Ramoji Film City adalah milik seorang produser film kawakan di India, yaitu Ramoji. Dia membuat Ramoji Film City untuk penghargaannya pada industri film India serta untuk memudahkan para pelaku film  mendapatkan lokasi syuting yang tepat. Terdapat juga berbagai wahana permainan bagi para pengunjung yang berlibur di tempat ini.

RAMOJI FILM CITY GATE

@ Ramoji Film City

Sehari di Ramoji Film City, kami pun melanjutkan perjalanan ke Hyderabad International Air Port untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Thailand dengan pesawat Thai Air Lines, pukul 23.00. Perjalanan dari Hyderabad menuju Bangkok agak berbeda dengan perjalan kami ke India dari Bangkok. Waktunya agak lebih lama yaitu 5 jam, dan kami lagi lagi harus menunggu di Bandara untuk dijemput Guide jam 5 nanti. Sempat pula kami mandi di bandara, sambil bercengkerama dengan peserta tour. Kami membayangkan petualangan apalagi  yang kami dapat di Bangkok, kota Kerajaan Thailand.

@ SVARNABHUMI INTERNATIONAL AIRPORT

Serunya perjalanan kami di Bangkok, Thailand di tulisan selanjutnya

Iklan

Tentang akhmadlaurski

seorang ayah dan seorang pekerja, love TUNER so much
Pos ini dipublikasikan di jalan jalan, mechanical maintenance improvement. Tandai permalink.

2 Balasan ke Goes To Hyderabad and Bangkok # 1

  1. daeng oprek berkata:

    wah, menarik sekali pengalamannya, jalan-2 dapat juara lagi, jadi PT, Antam jadi bertambah dong emasnya, selamat ya…:), SADAMDA BASEMEN, salam damai dan bahagia selalu mehyertai, amin. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s